Showing posts with label Book to read. Show all posts
Showing posts with label Book to read. Show all posts

Wednesday, January 25, 2012

"Bumi Manusia"



"Duniaku bukan jabatan, pangkat, gaji, dan kecurangan. Duniaku bumi manusia dengan persoalannya"

“Kalau kemanusiaan tersinggung, semua orang yang berperasaan dan berfikiran waras ikut tersinggung, kecuali orang gila dan orang yang berjiwa kriminal, biarpun dia sarjana”  


“Kowé kira, kalo sudah pake pakean Eropa, bersama orang Eropa, bisa sedikit bicara Belanda lantas jadi Eropa? Tetap monyet!” 

“Seorang terpelajar harus berlaku adil sudah sejak dalam pikiran, apalagi dalam perbuatan”


“Kita telah melawan Nak, Nyo. Sebaik-baiknya, sehormat-hormatnya.” 

Wednesday, January 4, 2012

Topeng Kaca


"Di panggung, kamu bisa jadi siapa saja. Kamu punya seribu topeng dalam dirimu"

Arrgggghhh.... Komik lawas satu ini ternyata berhasil bikin gw addicted bgt!! Gw tau komik ini dari guru drama gw di sekolah. Eh pas liburan dia kasih gw komik ini langsung 12 seri. Heran, emangnya bgs bgt ya? Yang kasih ke gw guru cowok lagi. Komik cantik gitu looohh.. Emang ada isinya? Pikiran gw waktu itu. Tapi ternyata, waktu liburan gw abis buat baca komik ini. Gak pake stop, teman-temans! Yang jelas bukan karena gw tergila-gila sama drama (seperti Maya, tokoh utama dalam komik ini, haha). Gw suka bgt sama drama. Tapi komik ini bener-bener komik yang seru abis. 

Komik yang udah berumur 35 tahun ini bukan tipe komik cewek yang doyan nangis, kesandung terus pelukan sama cowoknya, atau kisah-kisah 'cewek' lainnya. Yap, Suzue Miuchi pintar sekali menulis cerita yang ringan, inspiratif, tapi penuh energi dan berbobot. 

Komik ini bercerita tentang satu cewek bernama Maya, yang tergila-gila dengan drama. Sampai satu saat dia dididik secara langsung oleh Tsukikage, mantan artis terkenal yang pernah memerankan "Bidadari Merah", karya no. 1 dalam dunia drama. Bu Tsukikage mencari seorang artis yang dididiknya sendiri untuk dapat mengabadikan "Bidadari Merah", karya yang sangat fenomenal dan direbutkan semua artis dan rumah produksi. 

Maya yang tidak cantik, bodoh, dan tidak pernah mempelajari teknik drama, harus bersaing dengan Ayumi seorang artis muda no.1 yang cantik, bisa apa saja, dan memiliki teknik akting sangat tinggi., dalam memperebutkan Bidadari Merah. Tapi "aku tidak pernah menang satu kali pun dari dia," kata Ayumi. Ayumi punya teknik drama yang tinggi, namun Maya punya bakat/jiwa drama sejati yang tidak dimiliki Ayumi.

Persaingan sengit antara dua calon Bidadari Merah ini tidak pernah membosankan. Teknik-teknik drama, proses pencarian 'jiwa' drama, sampai lika liku kehidupan tiap karakternya mampu bikin gw pelototin ni komik seharian. Dan bagi pecinta serial cantik sejati, jangan takut bosan membacanya, karena tetap ada romantisme remaja di komik ini. Tapi tetap saja unik dibanding komik-komik lainnya. Maya memikat hati direktur muda Masumi yang berbeda 11 tahun lebih tua darinya! ARGGHH gw juga suka bgt sama karakter si Masumi di sini. Cowo dingin, jahat, kejam, gak punya hati, tapi diam-diam terus tolongin Maya, romantis, dan hangat. Kyaaa...
Jangan ketinggalan buat baca komik bermutu satu ini. wkwkwk

Thursday, September 1, 2011

Momo


"Those who still think that listening isn’t an art should see if they can do it half as well." 

"People never seemed to notice that, by saving time, they were losing something else. No one cared to admit that life was becoming ever poorer, bleaker and more monotonous. The ones who felt this most keenly were the children, because no one had time for them anymore. But time is life itself, and life resides in the human heart. And the more people saved, the less they had. "

"Time is life itself, and life resides in the human heart."